Ferrite Bead

Posted by: masrukhin09 in Tugas penkom No Comments »

Ferrite bead, merupakan sebuah benda berbentuk silinder  yang biasanya terdapat pada ujung sebagian kabel komputer.

ferrite bead

ferrite bead

Benda tersebut digunakan untuk menekan tingkat gangguan frekuensi dalam sirkuit elektronik. Ferrite bead sendiri adalah sebuah magnet yang dibuat dari senyawa besi oksida dan keramik. Bagian tersebut kemudian ditutup dengan sebuah wadah plastik berbentuk silinder.

Cara kerja dari ferrite bead sendiri mirip dengan induktor. Sebagai passive-low pass filter. Sebuah induktor murni tidak menghilangkan energy namun hanya menyerap energi dari sirkuit dan mengembalikannya di lain waktu. Sebuah ferrite bead, menyaring  gangguan (noise) frekuensi tinggi di dalam rangkaiannya.

Source: Wikipedia & Howstuffworks

Xylaria polimorpha

Posted by: masrukhin09 in Science info No Comments »

Xylaria Polimorpha

Xylaria polimorpha, adalah cendawan yang masuk dalam filum ascomicota. Genus Xylaria berkaitan dengan lingkkungan tumbuhnya yakni kayu, dan polimorpha yang berarti banyak bentuk. Genus Xylaria memiliki sekitar 100 spesies cendawan.  Cendawan Xylaria polimorpha biasanya tumbuh dan hidup di atas kayu yang sudah membusuk. Sebagian besar tubuh dari cendawan ini berwarna coklat (coklat kehitaman). Karena bentuk dari cendawan ini yang mirip jari, banyak orang menyebutnya sebagai “jari orang mati”. Cendawan ini hidup berkoloni dan terkadang juga ditemukan hidup terpisah antar satu dengan yang lain dalam jarak yang saling berdekatan.

Cendawan ini merupakan patogen dari tanaman. Cendawan spesies ini mampu mengeksplorasi hampir seluruh nutrisi dari kayu, seperti selulosa dan lignin, sehingga merupakan cendawan yang sangat umum dijumpai di lingkungan. Lignin dan selulosa dicerna oleh semacam glukan dan beberapa material lain yang bertindak sebagai semacam lem. Dalam pembagiannya xylaria polimorpha terbagi menjadi cendawan yang berakar coklat dan cendawan yang berakar putih. Hal ini didasarkan pada cara dari cendawan tersebut mencern selulosa. Cara dari kedua cendawan tersebut dalam mencera selulosa berbeda. Xylaria polimorpha yang disebut sebagai cendawan berakar coklat mencerna selulosa dan meninggalkan lignin coklat dibelakangnya. Sedangkan Xylaria yang disebut sebagai cendawan berakar putih, yakni mencerna lignin dan meninggalkan selulosa yang berwarna putih dibelakangnya.

Xylaria polimorpha memunyai struktur tubuh yang unik. Karena pada bagian dalam yang berwarna putih terdapat bercak-bercak hitam. Jika dilihat lebih dekat, bercak hitam tersebut berbentuk menyerupai botol yang disebut perithecia. Perithecia merupakan bagian yang berisi askospora. Askospora keluar dari perithecia melalui lubang yang disebut ostiole yang terletak diujung dari peritechia. Mekanisme keluarnya askospora ke lingkungan, yakni mulanya terjadi pertumbuhan asci di dalam ostiole (pada peritechia). Pertumbuhan tersebut mendesak askospora yang paling dekat dengan asci yang tumbuh tersebut, sehingga askospora keluar. Mekanisme ini terjadi dalam waktu yang singkat. Cendawan ini mengeluarkan spora secara periodic dan dalam waktu yang lama, beberapa bulan bahkan satu tahun sekali. Kebayakan cendawan umumnya mengeluarkan spora dalam waktu yang singkat, ada yang beberapa jam maupun beberapa hari sekali

Censored

Xylaria polimorpha

more info about fungi: Tomvolkfungi

My First Post

Posted by: masrukhin09 in Miscellanous No Comments »

ini Thread Postingan pertama saya…..ha.ha.ha

sorry no preview available maybe your connection was "lemot"

cool itachi chibi

see more at: google